PATAH HATI TAK PEDULI
Aku sedang patah hati
Pada YANG MAHAABADI
dan semua yang ada di bumi
Kukatakan ini pelan sekali
agar tak terdengar oleh telinga kiri
Ah, meskipun aku tahu
Kuteriakkan dalam hingar pun
tak ada yang peduli
22/12/2014
Senin, 22 Desember 2014
Kamis, 18 Desember 2014
JEMU
Bercakap dengan-MU di tepian pagi
tentang topik yang tak pernah berganti:
kapan bisa wujudkan mimpi?
jawab-MU pun selalu satu:
tunggu!
Ahhhhhh, J-E-M-U
!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
"Tidaklah seseorang mendapatkan pemberian yang lebih baik dan lebih lapang daripada kesabaran." (HR. Bukhari dan Muslim)
Kamis, 18/12/2014 #ketika sedang kecewa pada rencana-NYA yang sejatinya istimewa
Bercakap dengan-MU di tepian pagi
tentang topik yang tak pernah berganti:
kapan bisa wujudkan mimpi?
jawab-MU pun selalu satu:
tunggu!
Ahhhhhh, J-E-M-U
!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
"Tidaklah seseorang mendapatkan pemberian yang lebih baik dan lebih lapang daripada kesabaran." (HR. Bukhari dan Muslim)
Kamis, 18/12/2014 #ketika sedang kecewa pada rencana-NYA yang sejatinya istimewa
Minggu, 30 November 2014
Minggu, 23 November 2014
Jumat, 21 November 2014
Minggu, 14 September 2014
Anekdot
3
https://sites.google.com/a/nusumma.com/humor-anekdot/lelucon-sabetan/rokokkiai
https://sites.google.com/a/nusumma.com/humor-anekdot/lelucon-sabetan/rokokkiai
Di satu pesantren di
jombang jawa timur, santri-santri dilarang merokok. Dan mbah kyai pengasuh
pesantren tidak segan-segan memberikan takzir (hukuman) setimpal pada santri
yang melanggar. Namun ada saja santri nakal yang melakukan pelanggaran.Beberapa gelintir santri-santri yang
tidak tahan ingin merokok mencari-cari kesempatan di malam hari, pada saat
gelap di sudut-sudut asrama atau di gang-gang kecilnya, atau di tempat jemuran
pakaian atau di pekarangan kiyai.Satu malam seorang
santri perokok ingin melakukan aksinya. Ia bergegas ke kebun blimbing. Ia
dekati seorang temannya di kejauhan sedang menyalakan
rokok."Kang, join rokoknya ya..." katanya sambil menyodorkan jari tengah
dan telunjukknya.Temannya langsung menyerakan rokok yang dipegangnya.Santri perokok langsung mengisapnya. "Alhamdulillah, nikmatnya..."
katanya. Diteruskan dengan isapan kedua.Rokok semakin menyala, dan... dalam gelap dengan bantuan nyala rokok itu
lamat-lamat ia baru sadar siapa yang sedang dimintainya rokok. Namun santri
belum yakin dan diteruskan dengan
hisapan ketiga... Rokok semakin meyala terang.Ternyata... yang dia mintai rokok adalah kiainya sendiri.Santri kaget dan
ketakutan. Dia langsung kabur. Lari tunggal langgang tanpa sempat mengembalikan
rokok yang dipinjamnya.Sang kiyai marah besar: "Hei rokok saya jangan dibawa, itu tinggal
satu-satunya, kang..."
Bacalah teks anekdot “Rokok Sang Kyai” di atas dengan cermat kemudian
1.analisislah dari segi isinya!
2.analisislah dari segi struktur dan kaidahnya!
3.analisislah dari segi bahasanya!
4.suntinglah dari segi struktur dan kaidahnya!
5.suntinglah dari segi bahasanya!
Senin, 25 Agustus 2014
DEWASA
Peristiwa demi peristiwa bertubi mencium hidup
Sambut ia dengan senyum
dan air mata jika bahagia
dan kecup mesra bila nestapa
Bergelut berulang sampai kering segala keringat
Dan bermetamorfosis
Berbentuk semua rupa
Kadang sangat kuat
Kadang begitu rapuh luluh
Proses menjadi dewasa ternyata selamanya
Peristiwa demi peristiwa bertubi mencium hidup
Sambut ia dengan senyum
dan air mata jika bahagia
dan kecup mesra bila nestapa
Bergelut berulang sampai kering segala keringat
Dan bermetamorfosis
Berbentuk semua rupa
Kadang sangat kuat
Kadang begitu rapuh luluh
Proses menjadi dewasa ternyata selamanya
Rabu, 25 Juni 2014
DOA
Lukaku
Lukamu
Lukakita
Darahku
Darahmu
Darahkita
Tangisku
Tangismu
Tangiskita
Semua terburai di atas sajadah kala aku, kamu, dan kita berjumpa dengan-NYA dalam doa
GURU PROFESIONAL
Sesungguhnya ALLAH suka kepada hamba yang berkarya dan terampil (profesional atau ahli) - HR Ahmad
Saya suka sekali dengan riwayat ini. Entah mengapa, rasanya pas sekali dengan tuntutan situasi kondisi saat ini. Situasi global yang mengubah hakikat kerja dari amatirisme menuju kepada
profesionalisme. Legitimasi dari suatu pekerjaan atau
jabatan di dalam masyarakat sekarang tidak lagi didasarkan kepada
amatirisme atau keterampilan yang diturunkan atau dengan dasar-dasar
yang lain, tetapi berdasarkan kepada kemampuan seseorang yang diperoleh
secara sadar dan terarah dalam menguasai berbagai jenis ilmu pengetahuan
dan keterampilan.
Secara sederhana, profesional berasal dari kata profesi yang berarti
jabatan. Orang yang profesional adalah orang yang mampu melaksanakan
tugas jabatannya secara mumpuni, baik secara konseptual maupun
aplikatif. Guru yang profesional adalah guru yang memiliki kemampuan mumpuni dalam melaksanakan tugas jabatan guru, baik sebagai pengajar maupun sebagai pendidik.
Pemerintah berkewajiban melaksanakan pembinaan sebagai upaya peningkatan keprofesionalan guru. Hal itu merupakan keniscayaan. Guru perlu mendapat seminar, pelatihan, dan pendidikan tersistem dan berkelanjutan agar guru menjadi profesional. Dengan pembinaan guru dapat mengembangkan empat kompetensi yang disyaratkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, pada pasal 10 ayat (1).
Guru profesional tidak semata sebutan. Guru harus mampu memotivasi dirinya sendiri untuk menjadi profesional. Guru tidak boleh malas menambah wawasan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan mengajar dan mendidik. Melalui berbagai forum guru dapat bertukar pikiran dan bertukar informasi sehingga kelak dapat melaksanakan pembelajaran yang aktif, dinamis, dan demokratis seiring tututan profesionalisme. Kita tentu ingin profesi kita disejajarkan dengan profesi lain seperti dokter dan pengacara, bukan?
Minggu, 06 April 2014
SOAL ANEKDOT KURIKULUM 2013 PUNYA IBU EKO - SMAN 12
SOAL ANEKDOT
PILIHAN GANDA
1. Perhatikan struktur anekdot :
1.
Koda
2.
Krisis
3.
Abstraksi
4.
Reaksi
5.
Orientasi
Urutan
struktur teks anekdot yang tepat adalah ….
A. 3-5-4-2-1
B. 3-5-2-4-1
C. 3-4-5-2-1
D. 3-2-4-5-1
E. 3-4-2-5-1
Bacalah teks anekdot berikut ini untuk soal
nomor 2-3
(1) Seorang laki-laki
masuk bank dan berkata ia ingin pinjam $200 selama enam bulan. (2) Ia
menjaminkan Rolls Royce miliknya dan
meminta bank menahan mobilnya itu sampai utangnya lunas. (3) Enam bulan
kemudian orang itu kembali ke bank membayar $200 ditambah $10 bunga dan
mengambil kembali Roll –nya. (4)
Petugas pinjaman bertanya kepadanya mengapa orang yang mengendarai Roll Royce perlu pinjaman $200 lalu
jawabnya, “ Saya harus ke Eropa selama enam bulan dan di mana lagi saya dapat
menitipkan Rolls selama itu hanya $10? “ (5) Si petugas melongo dan sejurus
kemudian tertawa mengakui kecerdikan si pemilik Roll Royce
2. Orientasi
pada teks anekdot tersebut adalah kalimat ….
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)
3.
Bagian krisis pada teks anekdot tersebut adalah …
A. Seorang pemilik Roll Royce meminjam uang di bank dan
menjaminkan mobilnya.
B. Seorang pemilik Roll Royce meminta bank menahan mobilnya
sampai utangnya lunas.
C. Seorang pemilik Roll Royce membayar utang dan mengambil
mobilnya.
D. Seorang
pemilik Roll Royce meminjam uang di
bank dan menitipkan mobilnya dengan cara menjaminkan mobil tersebut.
E. Seorang pemilik Roll Royce memberikan jawaban yang
membuat si petugas bank melongo dan tertawa.
4.
Bacalah teks anekdot berikut ini secara saksama!
Albert Einstein : Mengapa bebek-bebek suka sekali
menyeberangi jalan raya?
Newton : Bebek-bebek
yang suka berdiam diri cenderung akan berdiam terus, sedangkan bebek- bebek yang senang bergerak ya akan begitu
terus, termasuk mereka yang selalu senang menyeberangi jalan raya itu.
Albert Einstein : Saya
kira tidak begitu. Apakah bebek-bebek yang menyeberangi jalan raya atau jalan
raya yang menyeberangi bebek-bebek? Saya kira hal itu bergantung pada cara
kita memandangnya alias sesuai dengan
hukum relativitas.
Tokoh
yang melatarbelakangi anekdot di atas adalah ….
A. agamawan
B. ilmuwan
C. negarawan
D. politikus
E. sejarawan
Cermati teks anekdot berikut ini untuk soal
nomor 5-6!
Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum
Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan
dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada
si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara
Ali!” pinta beliau. Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara,
Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng
kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, darimana
Saudara tahu jawaban itu?” Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula
dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang
terbaik’ begitu, Pak!” Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali
tenang.
5. Kelucuan
teks anekdot terdapat pada bagian …
A. Dosen sedang memberi
kuliah hukum pidana.
B. Saat sesi tanya
jawab antara mahasiswa dan dosen.
C. Saat Ahmad
memplesetkan KUHP menjadi Kasih Uang Habis Perkara.
D. Para mahasiswa
tertawa mendengar jawaban Ahmad.
E. Para mahasiswa
menertawakan keluguan Ahmad menjawab pertanyaan dosen.
6. Arti istilah ‘Kasih
Uang Habis Perkara’ dalam teks tersebut adalah ….
A. setiap perkara
dikenai biaya
B. setiap perkara dapat
ditindaklanjuti dengan uang
C. setiap
perkara dapat diselesaikan dengan uang
D. setiap perkara tidak
dapat diuangkan
E. setiap perkara tidak
dapat diselesaikan
Teks untuk soal nomor 7 dan 8
(1) Mr. Fenewood memunyai seekor sapi,
tetapi tidak punya tempat untuk menggembalakannya. Lalu dia pergi untuk
mengunjungi tetangganya, Mr. Potter, dan menawarkan untuk membayar Mr. Potter
dua puluh dollar per bulan untuk menggembalakan sapinya di padang rumput
Potter, Potter setuju.
(2) Beberapa bulan lewat. Sapi itu
digembalakan di padang rumput Mr. Potter, tetapi Mr. Fenewood tidak pernah
memberikan uang kepada Mr. Potter. Akhirnya, Mr. Potter memandangi Mr. Fenewood
dan berkata, “Aku tahu kamu kesulitan keuangan, bagaimana kalau kita membuat
kesepakatan? Telah sepuluh bulan sapimu di tempatku, jadi kamu utang $200. Saya
pikir segitulah harga sapimu. Bagaimana kalau sapi itu menjadi milikku dan kita
sebut lunas?”
(3) Fenewood berpikir sejenak dan berkata,
“Pelihara satu bulan lagi dan terjadi kesepakatan.”
7. Pernyataan
berikut yang tidak sesuai dengan isi anekdot di atas adalah …
A. Kepada siapa Mr.
Fenewood meminta tolong untuk menggembalakan sapinya di padang rumput?
B. Berapa uang yang
dibayar oleh Mr. Potter untuk membeli sapi?
C. Berapa
jumlah uang yang seharusnya diterima Mr. Potter dari Mr. Fenewood tiap bulan?
D. Berapa bulan Mr.
Potter menggembalakan sapi Mr. Fenewood hingga sapi itu menjadi miliknya?
E. Berapa ekor sapi
yang dimiliki Mr. Potter?
8. Informasi yang
sesuai dengan isi teks anekdot di atas adalah …
A. Mr.
Fenewood bertetangga dengan Mr. Potter.
B. Mr. Fenewood
memiliki padang rumput yang luas.
C. Mr. Potter menerima
imbalan secara rutin per bulan dari Mr. Fenewood.
D. Mr. Potter
memerlukan waktu 12 bulan agar sapi Mr. Fenewood menjadi miliknya.
E. Mr. Potter mengalami
kesulitan keuangan.
9. Bacalah teks anekdot
berikut dengan saksama!
Holmes dan Watson sedang
mengikuti perkemahan musim semi . Di tengah malam, Holmes terbangun dan
membangunkan Watson. “Watson,” katanya,”Lihat ke langit dan katakan apa yang
kamu lihat.” “Saya melihat jutaan bintang, Holmes,” kata Watson.
“Dan apa kesimpulannya, Watson?”
Watson berpikir sejenak. “Baik,”
katanya, “ Berdasarkan astronomi, ada jutaan galaksi dan mungkin milyaran
planet. Menurut astrologi, saya mengamati bahwa Saturnus berada di dalam Leo.
Menurut horologi, saya menyimpulkan bahwa waktu mendekati tiga seperempat pagi,
menurut meteorology, saya kira besok harinya bagus. Menurut teologi, saya lihat
bahwa Tuhan Mahakuasa dan kita begitu kecil tak berarti. Menurutmu sendiri apa,
Holmes?”
“Watson, tenda kita dicuri orang!”
Isi
teks anekdot tersebut adalah …
A. Holmes dan Watson
sedang berkemah.
B. Holmes membangunkan
Watson dan menanyakan sesuatu kepadanya.
C. Watson menjawab
pertanyaan Holmas dengan rinci.
D. Watson menguasai
beberapa ilmu.
E. Watson
tidak menyadari tenda mereka dicuri.
10. Bacalah susunan teks
anekdot berikut ini dengan saksama!
(1) “Kita sudah memenuhi
permintaanmu.” kata editor itu memberitahu si pengarang.
(2) Artikel itu disertai
dengan sepucuk surat dari pengarangnya : “Atur saja pemberian tanda bacanya
dengan benar dan terbitkan seluruh ceritanya.”
(3) “Tapi di waktu yang
akan datang, silakan kirimkan saja pemberian tanda bacanya. Lalu kita terkenal
karena menulis artikel kita sendiri.”
(4) Gondolin, seorang
penerbit dan editor yang terkenal dari harian Italia IL Mesagero, menerima sebuah artikel yang agak buruk dari seorang
temannya yang sekaligus seorang politikus.
Susunan
potongan-potongan teks yang tepat hingga menjadi anekdot yang utuh dan padat
adalah ….
A. (4)-(1)-(2)-(3)
B. (4)-(3)-(1)-(2)
C. (4)-(2)-(3)-(1)
D. (4)-(2)-(1)-(3)
E. (4)-(3)-(2)-(1)
ESAI
1.
Pengertian
anekdot adalah ….
2.
Sebutkan
dan jelaskan unsur-unsur struktur anekdot!
3.
Sebutkan
dan jelaskan unsur-unsur kaidah anekdot!
4.
Apa
maksud istilah KUHP (Kasih Uang Habis Perkara) ?
5.
Apa
arti ungkapan “Lebih baik memberi daripada meminjamkan dan keduanya sama
nilainya”?
6.
Tulislah
kalimat dengan menggunakan majas :
a.
Ironi
b.
Personifikasi
c.
Hiperbola
d. Perumpamaan
e.
Litotes
7.
Tulislah
sebuah teks anekdot yang lengkap struktur dan kaidahnya (beri tanda pada
bagian-bagiannya) !
Teks berikut untuk soal nomor 8-10
Seorang
kakek sedang menjalankan ibadah puasa. Namun, ia merasa kepalanya pening. Ia
mengambil obat sakit kepala yang tersedia di kotak PPPK-nya lalu meminumnya. Si
cucu yang melihat kejadian itu bertanya dengan heran,” Lho, kakek kan sedang
puasa, koq minum obat?” Kakek menjawab, “ Itulah okenya BODREX, bisa diminum
kapan saja.” Si cucu hanya dapat menahan tawanya. Ia lalu berkata dalam hati,
“Kakek ada-ada saja.”
8.
Interpretasikanlah
teks anekdot tersebut!
9.
Tulislah
abstrak teks anekdot tersebut!
10. Tulislah sebuah
puisi yang bertema sama dengan teks anekdot tersebut!
Langganan:
Komentar (Atom)