icHo puNYA CeriTa
Jumat, 31 Juli 2020
Sabtu, 16 Mei 2020
Perempuan itu sendiri
Memeluk secangkir kopi
Seperti biasa: hitam tanpa gula
Tapi ini kali
Ke dalamnya dituang pula
doa-doa basi
Sekejap saja
Turun dari matanya
Larik-larik puisi
17052020M
24Ramadan1441H
#Ramadanyang(tak)berbeda
Rindu di Sabtu pagi:
sepekat hitam kopi
sehangat doa 'tuk Tuan yang pergi
05042020
Rabu, 25 Maret 2020
Sajak Malam Minggu
Secangkir kopi
Menjamu sepi
Lalu berbincang tentang rindu
Yang lelah tak berujung temu
Sesaat gerimis datang menyapa
Tak lama
Bulir tangis melarung di mata
21 Maret 2020
Sabtu malam, kopi hitam, dan hujan:
Setumpuk pekerjaan
Tak mampu mengalihkan
Sungguh
Merasa rindu sendirian
Ternyata menyesakkan
14032020
Hujan sepanjang Februari
Bersenandung elegi
Tentang
Patah hati dan kopi
Yang silih mengunjungi
29022020
Dalam alai belai kehilangan
Sepasang mata Puan menderas hujan
menuju secangkir kopi di tangan
Apakala nama Tuan beranjak dari ingatan?
27022020
21.23
Postingan Lebih Baru
Postingan Lama
Beranda
Langganan:
Postingan (Atom)