Senin, 08 Februari 2021
Rabu, 03 Februari 2021
Langit Akhir Januari
Sesruput dari Kopi dan Secangkir Puisi: Perjalanan Menuju Senja
Tak sanggup lagi
menahan titipan rindu
yang dibawa uap kopi
pada malam-malam syahdu
hari-hari lalu
Diturunkan lewat rintik
di sepasang tasik
milik hati yang terusik
oleh sepi yang berisik
30 Januari 2021
Kamis, 21 Januari 2021
SERAPHINA
Senin yang sendu
Seperti rinduku
Untuk ibu
Pada secangkir kopi yang menemani dengan hangatnya
aku bercerita
Bahwa telah kutulis sajak sederhana di petala
Agar malaikat membaca dan mengaminkannya
Sebab doaku tak akan purna
Untuk seorang seraphina
Al Fatihah
18 Januari 2004
18 Januari 2021
#momonthetop
#imissyoumost
#After ALLAH and Rasulullah
Hujan Pertama
Sesruput dari Kopi dan Secangkir Puisi: Perjalanan Menuju Senja
Hujan Pertama Januari
Sebagai simfoni yang mengiringi
Dansa secangkir kopi dan sepi
Puan yang sendiri
Nanar menatap iri dari balik puisi
Sabtu, 02012021
Menunggu Jawaban
Dua musim penghujan lewat sudah
Namun nama Tuan dalam ingatan masih betah
Dan cangkir kopi pun masih menunggu jawaban dengan gelisah
Atas pertanyaan mengapa Tuan tinggalkan
Tanpa kata-kata pisah
19122020
Selamat ulang tahun untukmu Tuan,
Sang Bintang Pemanah
Sabtu, 21 November 2020
Dia,
Dia,
Puan yang mengemban luka
Bersengkarut tanpa jeda
Di tangannya secangkir kopi hitam nirgula
Pahitnya biasa
-- mantra supaya lupa
10112020
20.27 WIB
Aku :
Seteguk dari Kopi dan Secangkir Puisi : Perjalanan Menuju Senja
Aku :
adalah secangkir kopi tanpa gula
yang tak pernah alpa
bersaing dengan sebatang mild
kala malam tiba
Tapi selalu ku juaranya
Menyentuh bibirmu lebih lama
Sebagai rindu bernostalgia
21.48
20112020
