Sabtu, 14 Januari 2012

Kopi Darat

Jaket kulit hitam dan aroma rokok meruap tatkala berpapasan."eh",katamu.
Lalu aku mengirim pesan untukmu,"have you here?"
Kau bilang kau terjebak di bawah langit selatan yang basah. Aku bilang padamu, "sabar." Sabar yang juga berlaku untukku, untuk kenyataan kau tak mau menemuiku padahal kau datang. Aku tahu itu. Ahh, aku memang tak layak mendapatkanmu.

Jumat, 13 Januari 2012

Munafik

Aku meninggalkannya, tertawa. Lalu berbalik, menatap punggungnya dalam nanar.

Sabtu, 07 Januari 2012

Status On BBM

KESIMPULAN~akhir yang menjerumuskan hati pada kesakitan :'( (7/1/12)
SUWUNG_Tertutup pintu dan jendela. Berkawan debu dan sarang labalaba. Hampa. (10/1/12)
Berharap kau hadir saat ku berada di titik nadir -terpisahtakdir (28/2/12)

Senin, 02 Januari 2012

Doa Awal Tahun

Tuhan, semoga Kau mengapresiasi pilihanku
Dengan kebaikan


#status facebook menjelang isya

Jumat, 16 Desember 2011

Selesai

Putus sudah air mata pada sela-sela doa
Semoga KAU terima

16/12/11 @ 21.25

Penipuan di Pusat Perbelanjaan

Weeww, judulnya serius dikit ah. Cuma mau berbagi saja sih. Sebenarnya gw gak sampai jadi korban penipuan tapi malah sebaliknya, mereka yang mencoba menipu yang gw kerjain. Hehehe. Modusnya adalah mengiming-imingi pembeli yang baru berlalu dari kasir dengan aneka produk cuma-cuma. Ibu dan tante gw pernah ditawari tapi mereka menolak jadi mereka gak terlalu ngeh modusnya. Nah, gw belom pernah tuh maka begitu suatu kali gw ditawari, gw ikuti saja dengan pura-pura lugu dari desa, gak punya hape, gak tauk alamat rumah yang didatangi, dan sedikit bicara (kalo ngomong bisa ketauan). Rata-rata model penipuannya kayak di bawah ini , baca aja ya buat jaga-jaga (emang satpam).
1. Mereka mencegat sembarang orang terutama yang baru keluar dari kasir.
2. Mereka mengatakan bahwa kita adalah orang yang beruntung terpilih mendapat hadiah cuma-cuma alias gratis dari produsen barang-barang asal Cina (biasanya) dan mengajak kita ke kantor mereka (biasanya tempatnya terpencil dan sepi tapi penuh display barang yang ditawarkan)
3. Mereka meminta identitas kita : nama, alamat, nomor telepon yang bisa dihubungi)
4. Mereka memberikan sebuah folder yang berisi gambar barang sambil berkata bahwa barang-barang tersebut hanya ada ketika pameran yang akan diadakan beberapa waktu mendatang. Sementara barang yang ada di display hanya contoh saja.
5. Mereka menggiring kita pada satu produk barang, seringnya paling mahal, sehingga otak kita fokus pada barang tersebut.
6. Mereka meminta kita memilih sebuah kupon undian yang hadiahnya beraneka sambil mengatakan tidak semua orang yang terpilih beruntung mendapat hadiah langsung.
7. Mereka menjelaskan isi undian itu, diawali dengan kata-kata selamat dan anda beruntung sekali berhak atas barang-barang yang tercantum di undian sambil menyerahkan barang-barang kepada kita. Kita dibuat senang hati karena mendapat barang gratisan yang harganya lumayan mahal kalau kita beli.
8. Mereka selanjutnya membacakan syarat dan ketentuan yang berlaku untuk pemilikan barang-barang itu. Biasanya sih, barang hanya bisa diambil ketika pameran dan agar kita mudah mengambilnya, kita diminta menyelesaikan administrasi pendaftaran dengan menyebutkan sejumlah angka. Di sinilah inti penipuan itu. Bila kita terbuai dengan keinginan memiliki sejumlah barang gratisan tentu kita akan menyerahkan uang kepada mereka. Toh, tidak seberapa dibandingkan harga barang yang akan kita miliki, pikir kita. Segeralah sadar, kita sudah terjebak. Mana ada gratisan tapi bayar ? Itu sama saja tidak gratis, bukan ?

Hehehe, itulah pengalaman yang bisa gw ceritain ketika mengalaminya sendiri pada Selasa, 6 Desember 2011 lalu di Pulogadung Trade Center. Rasa penasaran gw akhirnya terjawab. Rupanya modus operandi mereka kayak gitu. Mereka pintar ngomong dan baik loh. Tapi mereka langsung bete begitu gw jawab gw bawa uang 4000 ribu perak buat ongkos doang. Dengan jutek mereka bilang ke gw , " ke mal koq gak bawa duit, di rumah aja mbak kalo gitu!" Dan mereka langsung minta gw tanda tangan pembatalan hadiah. Gw tanda tangan trus gw keluar dari kantor mereka sambil nahan ketawa. Pas di luar, gw ketawa ngakak sambil tutup mulut. Emang enak gw kerjain selama lebih kurang setengah jam. Gw ngelewatin seseorang yang sempat menghampiri gw di kantor mereka. Kayaknya curiga sama gw (mungkin bosnya) karena penampilan gw gak kayak orang dari desa (gw pake jaket spalding, jam tangan baby-g, sandal jepit converse, tas batik yang banyak gantungan kunci luar negeri). Hehehe ,,, sukurin ,,, :)

Kamis, 15 Desember 2011

Penghabisan

Malam berjingkat diam
Sepi membungkam dedaunan
Ada jari-jari bergerak pelan
Pada dzikir yang dalam
Menitik air mata
Di sudut rumah Tuhan
Yang penghabisan


15/12/11 @ 20.49